Genteng adalah salah satu elemen bangunan yang paling sulit diganti setelah rumah jadi — kalau salah pilih, biaya perbaikannya jauh lebih mahal dibanding biaya awal saat memilih. Sayangnya, banyak pemilik rumah dan kontraktor masih terjebak beberapa kesalahan klasik saat memilih genteng beton. Berikut kesalahan yang paling sering terjadi, supaya Anda bisa menghindarinya.
1. Hanya Melihat Harga Termurah
Genteng beton dengan harga sangat murah biasanya menggunakan campuran semen dan pasir yang tidak sesuai takaran standar, atau proses curing (pengeringan) yang dipercepat supaya produksi lebih cepat. Hasilnya, genteng lebih rapuh, mudah retak saat dipasang, dan daya tahan terhadap cuaca jauh lebih rendah. Bandingkan harga dengan spesifikasi yang jelas — bukan sekadar angka termurah.
2. Tidak Mengecek Tingkat Penyerapan Air
Genteng beton yang berkualitas punya tingkat penyerapan air yang rendah. Genteng dengan penyerapan air tinggi lebih mudah berlumut, muncul bercak putih (efflorescence), dan lebih rawan bocor rembes dalam jangka panjang — meskipun terlihat baik-baik saja saat baru dipasang.
3. Mengabaikan Kemiringan Atap yang Direkomendasikan
Setiap model genteng punya kemiringan atap minimum yang direkomendasikan agar air hujan bisa mengalir sempurna. Memasang genteng pada kemiringan yang lebih landai dari standar meningkatkan risiko air merembes masuk saat hujan deras dan angin kencang.
4. Tidak Memperhitungkan Kekuatan Rangka Atap
Genteng beton umumnya lebih berat dibanding genteng metal atau asbes. Rangka atap (kayu maupun baja ringan) harus dihitung ulang bebannya sebelum memilih genteng beton, supaya rangka tidak melengkung atau ambruk dalam jangka panjang.
5. Mengabaikan Konsistensi Warna dan Ukuran
Genteng dari produsen yang kurang konsisten dalam proses produksinya sering punya variasi warna dan ukuran antar unit, yang membuat tampilan atap tidak rapi setelah terpasang semua. Pastikan memilih genteng dari satu batch produksi yang sama untuk kebutuhan satu atap.
Pilih Genteng Beton yang Tepat Sejak Awal
Istana Block Purwakarta memproduksi genteng beton dengan standar kualitas yang konsisten, daya serap air rendah, dan tahan lama untuk berbagai jenis bangunan. Konsultasikan kebutuhan atap rumah atau proyek Anda dengan tim kami melalui WhatsApp sebelum memutuskan membeli, supaya Anda tidak perlu mengulang pekerjaan atap di kemudian hari.

